Bajaj Auto Resmi Caplok KTM, Nilai Akuisisi Rp 12,3 T

JAKARTA, AVOLTA – Bajaj Auto telah resmi mengambil alih KTM, setelah menerima semua persetujuan Uni Eropa. Nilai transaksi ini sendiri, sebesar 800 juta euro atau setara Rp 12,3 triliun.
Disitat dari Autocar India, langkah strategis merek asal India ini, menandau pergeseran dari sekedar investor miniritas, menjadi pengendali utama dari pabrikan sepeda motor asal Austria ini, dan mengokohkan posisi Bajaj Auto di segmen roda dua premium dan performa tinggi.
Sementara itu, nilai akuisisi tersebut, digunakan sebagai bagian dari paket restrukturisasi utang KTM, yang selama ini menghadapi tekanan likuiditas dan beban operasional yang serius.
Sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, struktur kepemilikan diubah secara signifikan. Bajaj Auto melalui anak usahanya, Bajaj Auto International Holdings (BAIHBV), kini menguasai 100% saham Pierer Bajaj AG (PBAG).
PBAG sendiri telah berganti nama menjadi Bajaj Auto International Holdings AG, sedangkan induk KTM, Pierer Mobility AG (PMAG), kini disebut Bajaj Mobility AG.
Dari posisi ini, Bajaj efektif mengendalikan 74,9% saham KTM melalui PBAG.
Alasan utama di balik akuisisi ini cukup jelas, KTM sedang dalam proses restrukturisasi yang disetujui pengadilan. Pada Februari 2025, para kreditor menyetujui rencana restrukturisasi yang menuntut penyelesaian 30% klaim mereka sebelum 23 Mei 2025.
Dengan suntikan modal dari Bajaj, KTM bisa memenuhi kewajiban tersebut dan menghindari potensi kebangkrutan.
