Larangan Motor Bensin di Vietnam: Motor Listrik VinFast Melesat

HANOI, AVOLTA – Penjualan sepeda motor listrik VinFast dilaporkan melonjak tajam di Vietnam, seiring meningkatnya perhatian publik terhadap rencana pemerintah melarang penggunaan motor bensin tahun 2026.
Kondisi ini membuat VinFast semakin memperkuat posisinya sebagai pemain utama di pasar kendaraan roda dua ramah lingkungan di Vietnam.
Mengutip Reuters, Senin (27/10/2025), penjualan motor listrik dan e-bike VinFast yang terdaftar di Nasdaq, VinFast (VFS.O), naik 55 %, atau menjadi hampir 70.000 pada kuartal kedua tahun 2025 dari kuartal pertama.
Perusahaan melaporkan telah mengirimkan lebih dari 120.000 motor listrik pada kuartal ketiga, meningkat 73% dari kuartal sebelumnya.
Pengiriman kuartal ketiga melampaui total penjualan perusahaan pada paruh pertama tahun ini, menurut data perusahaan.
VinFast menjual 234.536 skuter listrik dan sepeda listrik dalam sembilan bulan pertama tahun 2025. Perolehan itu menandai peningkatan tahunan sebesar 489 persen.
Perlu diketahui, Honda menjadi merek yang menguasai pasar motor di Vietnam dengan pangsa pasar 80% dengan 2,6 juta unit terjual tahun lalu.
Tentunya dengan rencana pelarangan motor bensin membuat penjualan Honda anjlok hampir 22% pada bulan Agustus 2025.
