Honda Prelude Laku Keras: Jualan Meroket 8 Kali Lipat

TOKYO, AVOLTA – Mobil sport legendaris Honda Prelude menjadi salah satu ikon otomotif Jepang, karena bukan sekadar coupe biasa, melainkan simbol kemajuan teknologi Honda di era 80-an dan 90-an.
Generasi terbarunya resmi meluncur pada 5 September 2025, dan langsung mendapatkan perhatian lebih dari konsumen. Terbukti dari target penjualan yang sebelumnya diproyeksikan hanya sekitar 300 unit per bulan, kini sudah dipesan sebanyak 2.400 unit.
Jumlah tersebut berdasarkan keterangan resmi Honda, ditulis Kamis (9/10/2025), naik delapan kali lipat dari target yang sudah diproyeksikan.
Lonjakan permintaan ini tentunya melampaui ekspektasi, sekaligus menandakan bahwa Prelude baru telah mengawali langkahnya dengan kuat, sampai memaksa beberapa diler untuk sementara waktu menangguhkan penerimaan pesanan.
“Menariknya, pembeli utama model ini didominasi oleh segmen usia 50-an dan 60-an, menunjukkan Prelude menarik minat terutama untuk pembelian mobil baru maupun mobil kedua,” tulis Honda.
Honda pun mengakui situasi luar biasa ini dan berjanji untuk mengambil langkah, termasuk meningkatkan produksi, demi mengakomodasi antusiasme pelanggan yang tinggi.
Secara teknis, Prelude kini hadir dengan sistem hybrid pintar Honda e:HEV, menghadirkan pengalaman berkendara penuh emosi sekaligus ramah lingkungan di era elektrifikasi.
Menariknya, pertama kalinya Honda memperkenalkan teknologi Honda S+ Shift pada sistem hybrid e:HEV. Sistem ini menghadirkan virtual 8-speed transmission yang menciptakan sensasi perpindahan gigi nyata meskipun mobil digerakkan motor listrik.
Pengalaman berkendara terasa lebih hidup dengan Active Sound Control, yang menghasilkan suara mesin bertenaga sinkron dengan putaran RPM melalui sistem audio.
Fitur baru Coasting Control memungkinkan mobil melambat seperti dalam posisi netral, memberikan sensasi meluncur bebas layaknya glider.
Pengemudi dapat memilih mode berkendara Sport, GT, Comfort, atau Individual yang dapat disesuaikan hingga enam aspek berbeda, termasuk suspensi, suara mesin, hingga adaptive cruise control.
