BYD Shark PHEV Meluncur Belakangan di Cina

JAKARTA, AVOLTA – BYD telah mengkonfirmasi jika truk pikap plug-in hybrid (PHEV), Shark akan segera meluncur di Cina.

Berdasarkan pernyataan dari Li Yunfei, General Manager Public Relations BYD Group, peluncuran model ini di pasar domestik, akan memiliki harga lebih murah dibandingkan di pasar luar negeri.

Berdasarkan laman Carnewschina, sejak Mei 2024, BYD Shark sudah tersedia untuk pasar internasional, diawali dari Meksiko. Hingga September 2025, BYD telah mengekspor lebih dari 30.000 unit ke luar negeri. Di beberapa negara, kendaraan ini dikenal dengan nama BYD Shark 6.

Truk pikap ini punya spesifikasi yang tidak kalah mengesankan. Dengan dimensi 5.457 mm panjang, 1.971 mm lebar, dan 1.925 mm tinggi serta jarak sumbu roda 3.260 mm, model ini mampu menampung lima penumpang. Kapasitas baknya mencapai 1.450 liter, dan beban maksimal (payload) hingga 835 kg.

Sistem penggeraknya menggabungkan mesin bensin turbo 1,5 liter dan dua motor listrik, yang menghasilkan total tenaga 320 kW (429 hp) dengan torsi 650 Nm.

BYD Shark juga dibekali baterai LFP berkapasitas 29,58-kWh yang bisa menempuh sekitar 100 km dalam mode listrik murni menurut standar NEDC. Bila menggunakan campuran bensin dan listrik, jarak tempuhnya bisa mencapai 840 km, dengan konsumsi bahan bakar sekitar 7,5 liter per 100 km.

Sebagai perbandingan, harga BYD Shark di luar negeri, seperti di Meksiko, harga dimulai dari 899.980 pesos sekitar Rp 899.980. Sementara di Australia, harganya sekitar 57.900 AUD atau sekitar Rp 620 sampai Rp 650 jutaan. Di Brasil, harga ritel direkomendasikan untuk BYD Shark mencapai 379.800 reais atau sekitar Rp 1,1 sampai Rp 1,2 miliar.

CATEGORIES
TAGS