Satu Dekade AKTI, Cetak SDM Unggul Masa Depan Otomotif Nasional

JAKARTA, AVOLTA – Akademi Komunitas Toyota Indonesia (AKTI), resmi merayakan satu dekade perjalanannya dengan meluluskan angkatan ke-9, Kamis (18/9/2025) di Karawang, Jawa Barat. Sebanyak 70 mahasiswa berhasil menyelesaikan pendidikan vokasi, terdiri dari 54 lulusan program D2 Tata Operasi Perakitan Roda Empat (TOPKR) dan 16 lulusan program D1 Teknik Pemeliharaan Mesin Otomasi (TPMO).

Sejak berdiri pada Desember 2015, AKTI hadir sebagai bentuk komitmen Toyota Indonesia dalam mendukung pengembangan SDM berdaya saing global. Akademi yang berada di kawasan pabrik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) ini, telah mencetak 429 lulusan yang kini berkarier di TMMIN maupun rantai pasok Toyota.

Beberapa di antaranya bahkan sudah menempati posisi strategis, termasuk Team Leader di lini produksi, serta mendapat kesempatan penugasan ke luar negeri.

Presiden Direktur PT TMMIN, Nandi Julyanto menegaskan bahwa kehadiran AKTI sejalan dengan agenda pemerintah memperkuat pembangunan SDM berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

“Selama 1 dekade, AKTI menjadi cerminan sinergi dalam mendukung cita-cita Pemerintah memperkuat pembangunan SDM berorientasi ilmu pengetahuan dan teknologi tinggi, khususnya melalui pendidikan vokasi,” ujar Nandi, dalam keterangan resmi, Sabtu (19/9/2025).

Tidak hanya mencetak tenaga terampil, AKTI juga menanamkan pola pikir kualitas dan karakter kuat bagi setiap mahasiswanya. Filosofi Toyota Way yang menekankan orientasi pelanggan, integritas, tanggung jawab, serta prinsip Kaizen atau perbaikan berkelanjutan menjadi dasar pendidikan di akademi ini.

Wakil Presiden Direktur PT TMMIN, Bob Azam, menambahkan bahwa keberadaan AKTI juga bisa menjadi contoh praktik terbaik bagi industri lain dalam mengembangkan SDM sesuai kebutuhan.

“Upaya transformasi SDM ini selaras pula dengan Asta Cita Pemerintah Indonesia yang menekankan Aspek ‘Memperkuat Pembangunan SDM’ untuk mengembangkan SDM, sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, dan kesetaraan gender untuk meningkatkan daya saing bangsa,” tukas Bob.

 

CATEGORIES
TAGS