Pabrik Baterai Hyundai Stop Produksi Usai Kena Sweeping

Hyundai Produksi Taksi Tanpa Supir Ioniq 5 di Singapura (Paultan)
GEORGIA, AVOLTA – Efek sweeping yang dilakukan Pemerintah Amerika Serikat (AS), membuat fasilitas produksi baterai milik usaha patungan Hyundai dan LG yang berlokasi di Georgia, tersendat.
CEO Hyundai Jose Munoz menjelaskan bahwa, peristiwa tersebut bakal mengakibatkan penundaan hingga berbulan-bulan. Otomatis pasokan baterai pun menjadi terganggu. Demikian dikutio Tech in Asia, Senin (14/9/2025).
Alhasil, Hyundai akan menggunakan pasokan baterai dari fasilitas lain, termasuk pabrik Georgia yang dimiliki bersama SK On, hingga pabrik LG beroperasi.
Sekadar informasi, penggerbekan yang dilakukan Departemen Keamanan Dalam Negeri AS, merupakan operasi terbesar yang pernah dilakukan oleh penegakan hukum tersebut dan sekaligus membuat sejarah baru.
Dalam penggerebekan tersebut, setidaknya terdapat 475 pekerja yang ditangkap dan menurut catatan yang ada sebagian besar merupakan warga negara Korea Selatan.
Penggerebekan pekerja ilegal ini merupakan hasil investigasi selama satu bulan penuh di lokasi tempat Hyundai bekerja sama dengan LG Energy Solution, dalam memproduksi baterai kendaraan listrik.
