Meksiko Kerek Tarif 50% Impor Mobil Cina

Ilustrasi produksi mobil listrik di Cina. (BBC)

JAKARTA, AVOLTA – Pemerintah Meksiko kini berencana menaikkan tarif untuk kendaraan impor dari China hingga 50%, sebagai langkah tegas melindungi industri otomotif dalam negeri yang dianggap terancam oleh produk impor murah.

Keputusan ini disampaikan oleh Menteri Ekonomi Marcelo Ebrard Casaubon, karena harga mobil-mobil impor tersebut seringkali ‘dibanderol di bawah harga referensi’, sebuah indikasi praktik dumping yang menurut pihak pemerintahan Meksiko merugikan produsen lokal.

Selain itu, ia juga menegaskan bahwa industri otomotif menyumbang sekitar 23 % dari seluruh sektor manufaktur nasional, sehingga dampak dari impor murah ini dianggap signifikan.

Disitat dari Carscoops, tarif baru ini akan berlaku tidak hanya untuk mobil jadi, tetapi juga mencakup 1.463 kategori produk, mulai dari baja, furnitur, elektronik, mainan hingga aksesoris otomotif.

Sementara itu, tarif impor ini tidak hanya berlaku untuk Cina, tapi beberapa negara yang tidak memiliki perjanjian perdagangan bebas dengan Meksiko.

Namun, kebijakan tersebut masih harus mendapatkan persetujuan dari kongres. Jika disahkan, bakal sangat mungkin berdampak tidak hanya pada Cina tetapi juga pada negara-negara lain seperti Korea Selatan, India, Indonesia, Thailand, Turki, dan Rusia yang menjalin hubungan dagang dengan Meksiko.

CATEGORIES
TAGS