Insentif Motor Listrik Tahun Ini Sudah Terlambat!

Motor listrik Greentech produksi lokal Indonesia. (Blibli.com)

JAKARTA, AVOLTA – Pemerintah berjanji akan memberikan stimulus untuk mendorong daya beli masyarakat beralih menggunakan sepeda motor listrik, dengan pemberian insentif.

Janji terakhir bakal direalisasikan pada Agustus 2025, namun sampai sekarang kebijakan tersebut tak kunjung datang.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli)  Budi Setiyadi menjelaskan, bahwa insentif yang dijanjikan pemerintah tahun ini sudah terlambat, karena tersisa tiga bulan lagi sampai akhir 2025.

“Kalau saya perhatikan di tahun 2025 ini, kayaknya sudah terlambat. Kecuali pemerintah mengadakannya dengan skema multi-years. Jadi artinya di bulan Desember (tahun ini) tidak disetop gitu kayak tahun lalu,” kata Budi belum lama ini di Jakarta.

Maka dari itu, Budi pun berharap pemerintah akan memberikan insentif tersebut di awal tahun 2026, sehingga bisa jauh lebih efektif untuk mendongkrak penjualan motor listrik di Indonesia.

“Jadi kalau memang tidak ada skema dengan multi-years ya mungkin tahun 2025 udah tanggung ya. Mending mungkin di tahun 2026 saja, di awal tahun kalau bisa, sudah mulai atau di Desember sudah diinformasikan,” ujar Budi.

Secara penjualan, pada semester pertama 2025 hanya sekitar 11.000 unit. Hasil itu jauh di bawah target tahunan yang ditargetkan asosiasi, yaitu bisa mencapai 100.000 unit. Hilangnya insentif pembelian motor listrik Rp7 juta per unit dari pemerintah menjadi salah penyebab penjualan surut.

CATEGORIES
TAGS