CATL dan BYD Penguasa Baterai Dunia 2025

JAKARTA, AVOLTA – Industri baterai kendaraan listrik (EV) kembali menunjukkan pergeseran besar dalam persaingan global. Berdasarkan laporan SNE Research yang dirilis pada 3 September 2025, dua raksasa asal China, CATL dan BYD, kini menguasai lebih dari 55% pasar baterai EV dunia sepanjang Januari hingga Juli 2025.
Total kapasitas baterai yang terpasang dalam periode tersebut mencapai 590,7 GWh, melonjak 35,3% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Disitat dari Carnewschina, CATL tetap menjadi pemimpin pasar dengan instalasi mencapai 221,4 GWh, yang setara dengan 37,5% pangsa pasar global.
Meskipun angka ini sedikit turun dari 37,9% pada semester pertama, CATL masih menjadi satu-satunya perusahaan yang mampu mempertahankan dominasi di atas 30%. Keunggulan ini menegaskan posisi CATL sebagai tulang punggung industri baterai dunia.

Di sisi lain, BYD mencatat pertumbuhan yang sangat kuat dengan instalasi sebesar 105,0 GWh, meningkat 52,4% dibandingkan periode sama tahun lalu. Pangsa pasar BYD pun mencapai 17,8% dan menempatkannya di posisi kedua.
Jika digabungkan, CATL dan BYD memasok 326,4 GWh baterai atau sekitar 55,3% dari total pasar global, menunjukkan betapa dominannya dua perusahaan asal Tiongkok ini di kancah internasional.
Selain CATL dan BYD, ada empat perusahaan asal Negeri Tirai Bambu lainnya yang masuk ke dalam daftar sepuluh besar produsen baterai EV dunia, yakni CALB dengan pangsa 4,4%, Gotion High-tech sebesar 3,6%, Eve Energy yang menguasai 2,9%, serta Svolt Energy dengan 2,6%. Kehadiran produsen-produsen ini mempertegas bahwa enam dari sepuluh produsen baterai EV terbesar saat ini, berasal dari Tiongkok.
