38 Ribu Unit Kendaraan Laku di GIIAS 2025, Tapi Nilai Transaksi Turun

JAKARTA, AVOLTA – Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, masih menjadi magnet yang cukup menarik di industri otomotif. Terbukti, pameran yang berlangsung pada 24 Juli hingga 3 Agustus ini, berhasil mencatatkan beberapa catatan positif.

Tidak hanya dari jumlah pengunjungan, yang mencapai 485.569 orang, tapi juga dari penjualan kendaraan sepanjang 11 hari penyelenggaraan.

Meskipun begitu, pihak penyelenggara mengatakan, walaupun transaksi bukanlah tujuan dari GIIAS, hasil yang dilaporkan setiap tahunnya menjadi dorongan bagi capaian industri otomotif nasional.

Ketua Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia, Yohannes Nangoi menyampaikan bahwa ditengah berbagai tantangan yang dihadapi industri otomotif Indonesia pada tahun ini, GIIAS 2025 telah berhasil menjadi dorongan yang dibutuhkan industri saat ini.

“Di tengah berbagai tantangan global dan nasional yang memengaruhi laju industri otomotif, kami bersyukur penyelenggaraan GIIAS 2025 sukses catatkan hasil yang sangat positif,” jelas Nangoi, dalam keterangan resmi, Selasa (19/8/2025).

GIIAS 2024 (ist)

GIIAS 2024 (ist)

Mulai dari kehadiran ratusan ribu pengunjung yang kembali lampaui catatkan penyelenggaraan sebelumnya, hingga capaian yang dicatat para peserta sepanjang pameran, membuktikan semangat industri otomotif Indonesia untuk terus bangkit.

“Kembali kami tekankan transaksi bukan tujuan utama GIIAS, namun hasil yang dicatat pada tahun ini benar-benar menjadi dorongan kuat untuk pertumbuhan industri di tahun ini,” tambah Nangoi,

Sementara itu, Nangoi menyampaikan bahwa data transaksi yang terjadi sepanjang GIIAS 2025 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

“Sungguh luar biasa bahwa di tengah tantangan tahun ini GIIAS berhasil catatkan transaksi total lebih dari 38 ribu unit kendaraan, lampaui hasil tahun lalu sebesar 12 persen,” tegas Nangoi.

“Meski demikian, tercatat nilai keseluruhan penjualan mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu, di mana hal ini dipengaruhi oleh semakin kompetitifnya harga model kendaraan yang diluncurkan, yang menurut kami memiliki hal positif bagi masyarakat,” tukas Nangoi.

CATEGORIES
TAGS