Xiaomi YU9 Mulai Uji Coba di Thailand

JAKARTA, AVOLTA – Prototipe yang masih disamarkan, dan diyakini sebagai mobil terbaru Xiaomi, dengan nama Kunlun atau YU9 baru-baru ini terlihat menjalani uji jalan di Tiongkok. Kendaraan ini, akan menjadi model ketiga, dari raksasa teknologi Cina, setelah sedan SU7 dan SUV Yu7.
Disitat dari Carnewschina, Xiaomi YU9 ini, akan menjadi model pertama dengan sistem penggerak jarak jauh atau EREV, alih-alih menggunakan sistem listrik murni.
Pengembangan Xiaomi YU9 ini, diyakini di momen yang tepat, dengan kehadiran pabrikan Negeri Tirai Bambu yang cukup diterima dengan baik di pasar dalam negeri.
Meskipun Xiaomi belum berkomentar langsung tentang prototipe YU9, penampakannya menunjukkan bahwa perusahaan tersebut mungkin mempercepat langkahnya ke segmen premium.

Berdasarkan foto mata-mata yang beredar luas di sosial media Cina, Weibo, Xiaomi Yu9 akan menjadi sebuah SUV berukuran penuh, dengan enam atau tujuh penumpang dengan panjang sekitar 5,3 meter. Jika benar diluncurkan, kemungkinan besar akan menjadi pesaing dari Li Auto L9 dan Aito M9 dari Huawei.
Tidak seperti SU7 dan YU7, yang merupakan kendaraan bertenaga baterai, YU9 dikabarkan akan mengadopsi sistem hibrida jarak jauh, yang memadukan mesin 1,5 liter turbocharged (mungkin dipasok oleh Dong’an Power), dengan tata letak penggerak semua roda dengan motor ganda.
Spesifikasi yang juag digunakan di Li Auto L9, diharapkan dapat memiliki daya hingga 400 tk, dengan akselarasi dari 0 hingga 100 km/jam, sekitar 5 detik.
Sementara itu, dengan listrik murni dapat melebihi 200 km (CLTC) dengan jarak tempuh gabungan hingga 1.500 km, dan model ini diharapkan didukung dengan pengisian daya cepat tegangan tinggi 800V.
