Pemerintah Cina Mau Berantas Praktik Jual Mobil Bekas 0 Km

Ekspor mobil jadi salah satu komoditi Cina. (Chinadaily)

SHANGHAI, AVOLTA – Penjualan mobil bekas tanpa jarak tempuh merupakan praktik produsen mobil di Cina, untuk menghabiskan inventaris stok. Secara tidak langsung, tercatat sebagai angka penjualan yang besar.

Melansir Reuters, Senin (16/6/2025), pemerintah Tiongkok berencana untuk memberantas praktik tersebut karena dianggap menyimpang. Peringatan ini disampaikan melalui People’s Daily, surat kabar harian resmi Komite Sentral Partai Komunis Tiongkok (CPC).

Surat kabar tersebut menginformasikan penindakan terhadap skema yang dikenal sebagai mobil bekas nol kilometer, yaitu mobil baru yang dijual kembali sebagai bekas hanya demi meraih target penjualan dan menghabiskan stok.

Peringatan keras ini datang hanya beberapa pekan setelah Chairman Great Wall Motor Wei Jianjun secara terbuka mengecam praktik tersebut. Kementerian Perdagangan Cina juga disebut telah memanggil sejumlah produsen otomotif untuk membahas masalah ini.

“Bentuk pemotongan harga yang terselubung ini mengganggu tatanan pasar yang normal dan merupakan contoh mencolok dari ‘involusi’ industri otomotif,” tulis artikel tersebut.

Selain itu, skema penjualan ini tidak akan bertahan lama apabila regulasi ditegakkan dengan ketat. Bahkan disebutkan dampak negatifnya meluas baik bagi pelaku industri maupun konsumen.

CATEGORIES
TAGS