Pembuktian Chery Rendam Baterai di Air Laut 53 Jam

JAKARTA, AVOLTA – PT Chery Sales Indonesia (CSI) sukses melewati tantangan merendam baterai Tiggo 8 Chery Super Hybrid (CSH) di dalam air laut selama 53 jam 51 menit, dan 35 detik, dari 17-19 Juni 2025 di kawasan PIK 2, Tangerang.
Usai direndam, baterai tersebut diangkat dan dikeringkan, lalu dipasang kembali di Tiggo 8 CSH. Hasilnya, semua komponen berfungsi normal, serta mobil dapat berjalan seperti pada umumnya.
“Tantangan ini berhasil kita lewati dengan sempurna, baterainya tidak masalah dan tadi kita tes jalan dan semua instrumen elektrik yang ada di dashboard menyala, artinya tidak ada masalah sama sekali,” ujar Budi Darmawan, Direktur Pemasaran PT Chery Sales Indonesia (CSI) di PIK 2, Kamis (19/6/2025) malam.
Budi menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pengujian ekstrem yang dilakukan oleh Chery secara global untuk menunjukkan keselamatan produknya.
Sekadar informasi, Tiggo 8 CSH dibekali jenis baterai litium besi fosfat (lithium iron phosphate/Li-Po) berkapasitas 18,3 kWh yang telah mengantongi sertifikasi tahan air IP68. Sertifikasi itu membuktikan ketahanan terhadap air dan debu serta mampu beroperasi secara normal dalam rentang suhu ekstrem dari minus 35 derajat celsius hingga 60 derajat celsius.
Baterai tersebut memungkinkan Tiggo 8 CSH bisa digunakan berkendara hingga sejauh 90 kilometer dalam mode listrik penuh. Untuk pengisian daya, baterai itu mendukung teknologi pengisian daya cepat melalui port CCS2, yang mampu mengisi daya dari 30% ke 80% dalam 20 menit.
