Mobil Listrik Polytron Diklaim Sudah Laku Puluhan Unit

JAKARTA, AVOLTA – Mobil listrik pertama Polytron, G3 dan G3+ disebut cukup diterima pasar dengan baik. Bahkan, belum genap sebulan diluncurkan di Indonesia, perusahaan yang merupakan bagian dari Grup Djarum ini, mengklaim model ramah lingkungannya tersebut sudah terpesan puluhan unit.

Meskipun, Polytron memang tidak bersedia memberikan informasi detail terkait angka penjualan G3 dan G3+ ini.

“Sudah puluhan unit untuk ke konsumen. Kalau untuk korporasi, sudah ada juga. Lumayan lah, mereka belom coba tapi sudah berani beli,” ujar Direktur Komersial Polytron, Tekno Wibowo, di Jakarta beberapa waktu lalu.

Tekno juga menjelaskan, untuk pengiriman unitnya sendiri, akan dilakukan pada Juli 2025. “Untuk pengiriman akan dimulai pada akhir Juli 2025,” tegasnya.

Skyworth K, diduga bakal jadi mobil listrik pertama Polytron. (Skyworth)

Polytron G3 dan G3+ sendiri, memang tidak dikembangkan dari nol oleh Polytron. Model ini, merupakan hasil rebadge dari mobil listrik asal Tiongkok, Skyworth EV K, dengan beberapa penyesuaian untuk pasar Indonesia.

Berbicara spesifikasi, Polytron G3 dan G3+ ini memiliki jarak tempuh 402 km berdasarkan standar CLTC. Model ini, dilengkapi dengan bateai Lithium Ferro Phospate (LFP) berkapasitas 51,916 kWh dengan tenaga 150 kW dan torsi maksimum 320 nm.

Di atas kertas, mobil ini mampu berakselarasi maksimum hingga 150 km/jam, dengan dari 0 hingg 10 km/jam, dapat ditempuh selama 9,6 detik.

Sementara itu untuk sistem keselamatannya, sudah didukung teknologi ADAS (Advanced Driver Assistance System) yang menggunakan 21 sensor, brake force distribution, auxillary braking, traction control, body stability control, enam airbag, dan TPMS.

Harganya, Polytron G3 ditawarkan seharga Rp419 juta, atau dengan sistem sewa baterai seharga Rp299 juta. Sementara untuk model G3+, mobil ini dibanderol dengan harga Rp459 juta, dan Rp 339 juta untuk sistem sewa baterai.

CATEGORIES
TAGS