Mild Hybrid Jadi Jembatan Suzuki Sebelum Jual Mobil Listrik

Suzuki. e Vitara
JAKARTA, AVOLTA – Sementara sebagian besar produsen otomotif berlomba meluncurkan Battery Electric Vehicle (BEV), PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) justru mengambil pendekatan berbeda dengan strategi “multi-pathway”. Alih-alih langsung menjual mobil listrik murni, Suzuki memilih proses bertahap:
-
Dimulai dari teknologi mild hybrid (seperti Ertiga & XL7 Hybrid)
-
Beralih ke full hybrid
-
Baru kemudian ke BEV dan fuel cell
“Kami tidak ingin langsung lompat ke BEV. Konsumen perlu diedukasi bertahap, dari hybrid dulu baru ke listrik penuh,” jelas Dony Saputra, Deputy 4W Sales & Marketing Managing Director PT SIS.

Suzuki EVX, konsep SUV listrik di Tokyo Mobility Show 2023. (IST)
3 Alasan Suzuki Pilih Jalan Berbeda
-
Edukasi Konsumen Lebih Mudah
-
Teknologi mild hybrid dianggap lebih mudah dipahami sebelum beralih ke BEV.
-
-
Infrastruktur Belum Siap
-
Jaringan charger listrik di Indonesia masih terbatas.
-
-
Harga Lebih Terjangkau
-
Mobil hybrid seperti Ertiga Hybrid (Rp 250 jutaan) lebih mudah dijual ketimbang BEV yang harganya bisa 2x lipat.
-
Produk Suzuki di Setiap Tahap “Multi-Pathway”
| Tahap | Teknologi | Contoh Model | Harga |
|---|---|---|---|
| Fase 1 | Mild Hybrid | Ertiga Hybrid, XL7 Hybrid | Rp 250–300 juta |
| Fase 2 | Full Hybrid (Coming Soon) | – | Estimasi Rp 400 juta+ |
| Fase 3 | BEV | e-Vitara (2026) | Estimasi Rp 500–600 juta |
e-Vitara: BEV Pertama Suzuki yang Akan Meluncur 2026
Suzuki sudah memamerkan e-Vitara di IIMS 2025, dengan rencana penjualan mulai awal 2026. Bocoran spesifikasinya:
-
Baterai: Kapasitas ~50 kWh (jarak tempuh 300–350 km)
-
Pengisian Daya: Fast charging 0–80% dalam 45 menit
-
Harga: Diprediksi bersaing dengan Hyundai Kona Electric

Toyota Urban Cruiser EV, hasil rebadge Suzuki e Vitara di India. (IST)
Mengapa Suzuki Tidak Terburu-buru?
-
Belajar dari Pengalaman Jepang
-
Di Jepang, pasar hybrid masih dominan (80%) dibanding BEV.
-
-
Fokus di Segmen Rakyat
-
Suzuki lebih memprioritaskan kendaraan terjangkau seperti Ertiga/Fronx ketimbang mobil mewah listrik.
-
-
Menunggu Regulasi Jelas
-
Pemerintah belum final soal insentif BEV vs hybrid.
-
Kompetitor vs Suzuki: Siapa yang Lebih Tepat?
| Merek | Strategi Elektrifikasi | Keunggulan | Kelemahan |
|---|---|---|---|
| Suzuki | Multi-pathway (hybrid dulu) | Harga terjangkau, edukasi bertahap | Tertinggal di pasar BEV |
| BYD | Langsung ke BEV | Teknologi mutakhir | Harga mahal |
| Toyota | Hybrid + Hydrogen | Jaringan luas | BEV masih minim |
Prediksi Pasar Otomotif Elektrik Indonesia
-
2024–2026: Pasar masih didominasi hybrid (60%) dan ICE (30%), BEV hanya 10%.
-
2027+: BEV mulai merajai jika infrastruktur charger membaik.
