Penjualan EV Global Moncer, Tiongkok dan Eropa Berkuasa

Ilustrasi produksi mobil listrik di Cina. (BBC)
JAKARTA, AVOLTA – Penjualan mobil listrik murni alias battery electric vehicle (BEV) dan juga plug-in hybrid electric vehicle (PHEV) secara global pada April 2025, mencapai 1,5 juta unit. Jumlah tersebut, meningkat 29% dibanding periode yang sama tahun lalu.
Disitat dari Reuters, penjualan moncer kendaraan listrik dunia ini, ditopang dengan pertumbuhan yang signifikan dari Tiongkok dan Eropa. Sedangkan penjualan di Amerika Utara sendiri, mengalami penurunan untuk pertama kali sejak September 2024.
Di Cina, sebagai pasar kendaraan listrik terbesar di dunia, penjualan BEV dan PHEV mengalami kenaikan 32%, dibandingkan April 2024, menjadi sebanyak 900 ribu unit.
Sementara di Eropa, mencatatkan peningkatan sebesar 35% menjadi 300 ribu unit.
Pertumbuhan pasar kendaraan listrik ini, didorong dengan strategi pabrikan otomotif Benua Biru, yang menjual lebih banyak model ramah lingkungan untuk memenuhi target CO2 Uni Eropa.
Sedangkan di Amerika Utara, justru turun sebesar 5,6% menjadi 100.000 unit. Penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh tarif impor kendaraan listrik sebesar 25% yang diterapkan oleh pemerintah Amerika Serikat.
Selain itu, ketidakpastian kebijakan emisi dan tarif dari Presiden Donald Trump, juga turut menghambat pertumbuhan pasar kendaraan listrik di wilayah tersebut.
