Penjualan EV di Cina, BYD dan Xiaomi Tinggalkan Tesla

Suasana produksi mobil listrik di pabrik BYD Hungaria. (BYD)

SHANGHAI, AVOLTA – Menurut tim analis UBS yang dipimpin oleh Joseph Spak, preferensi konsumen di Cina terhadap Tesla sebagai merek mobil listrik pilihan utama sudah turun menjadi 14 %.

Angka ini turun signifikan dari 18 % pada tahun sebelumnya, atau menempatkan Tesla di belakang BYD dan Xiaomi.

“Di Cina, kami melihat persaingan yang sangat ketat dan Tesla tidak lagi dipandang sebagai pemimpin teknologi,” tulis catatan penelitian UBS tersebut, mengutip lama CnEVPost, Jumat (30/5/2025).

Survei ini juga mengungkapkan bahwa konsumen Cina secara umum lebih memilih merek domestik dibandingkan Tesla, meskipun Tesla masih lebih unggul dari merek asing lainnya.

Data penjualan ritel Tesla di China pada kuartal pertama tahun ini menunjukkan angka 134.607 unit, naik tipis 1,65 % secara tahunan, namun turun drastis 31,64 % dibandingkan kuartal keempat 2024. 

Sedangkan di ranah global, berdasarkan data penjualan Counterpoint Research, kuartal pertama (Januari-Maret) 2025, BYD mengirimkan 416.388 unit mobil listrik. Angka itu lebih banyak dari penjualan mobil listrik Tesla yang tercatat sebanyak 336.681 unit.

Perolehan itu melanjutkan prestasi BYD yang berhasil mengalahkan Tesla pada kuartal keempat tahun 2024. Saat itu, BYD mengirimkan 595.413 unit mobil listrik, sementara Tesla 495.570 unit.

CATEGORIES
TAGS