Nissan Tutup 2 Pabrik Bersejarah di Jepang

JAKARTA, AVOLTA – Nissan makin terpuruk, dalam kondisi keuangan yang berat. Jenama asal Jepang ini, bahkan berencana untuk menutup pabriknya di kampung halaman, sebagai bagian dari langkah restrukturisasi besar-besaran.

Disitat dari Economic Times, yang bersumber dari surat kabar Yomiuri, dua pabrik yang terdampak, adalah fasilitas yang berada di Prefektur Kanagawa, yaitu pabrik Oppama dan pabrik Shonan yang dikelola oleh anak usaha Nissan Shatai.

Pabrik Oppama sendiri, sudah beroperasi sejak 1961, dan untuk pabrik Shonan saat ini memproduksi kendaraan komersial, seperti van.

Selain di Jepang, Nissan juga mempertimbangkan penutupan dua fasilitas produksinya di Meksiko. Bahkan, opsi penghentian produksi di Afrika Selatan, India, dan Argentina juga sedang dievaluasi.

Kabar penutupan beberapa pabrik Nissan ini muncul, setelah pengumuman strategi penghematan biaya yang agresif. Salah satunya adalah pemangkasan sekitar 15% dari total tenaga kerja global dan pengurangan jumlah pabrik dari 17 menjadi 10 pada tahun fiskal 2027.

“Penutupan ini merupakan bagian dari konsolidasi global guna meningkatkan efisiensi operasional,” ujar juru bicara Nissan dalam pernyataan resminya.

Kondisi Nissan yang makin terpuruk ini, tak luput dari sasaran komentar Mantan CEO Nissan, Carlos Ghosn. Dalam wawancara dengan BFM Business, Ghosn menyatakan bahwa Nissan berada dalam kondisi sangat buruk, dan menyalahkan manajemen saat ini atas keputusan yang lambat dan strategi yang kurang tepat.

“Saya telah memprediksi penurunan Nissan dan kehancuran aliansi,” ujar Ghosn.

CATEGORIES
TAGS