Isuzu Mulai Produksi Pikap D-Max EV di Thailand

JAKARTA, AVOLTA – Isuzu Motors Limited resmi mulai produksi massal D-Max EV, pikap listrik pertamanya di Thailand, akhir April 2025. Model ini, dirancang untuk pasar Eropa, dan akan mulai dikirimkan ke negara setir kiri pada kuartal ketiga tahun ini.
Mengutip laman resmi Isuzu Jepang, untuk versi stir kanan dari D-Max EV ini, baru dijadwalkan produksi pada akhir tahun ini, dengan peluncuran di Inggris pada awal 2026.
Isuzu D-Max EV mengusung sistem penggerak empat roda permanen, dengan e-Axle di depan dan belakang, yang mampu menghasilkan tenaga maksimum 140 kW dan torsi 325 Nm. Dengan baterai lithium-ion berkapasitas 66,9 kWh, kendaraan ini mampu menempuh jarak hingga 263 km dalam siklus WLTP, dan hingga 361 km dalam mode perkotaan.
Kemampuan menarik beban hingga 3.500 kg dan daya angkut 1.010 kg, menjadikannya pilihan ideal untuk kebutuhan komersial maupun pribadi.
Sementara itu, dimensi dari D-Max EV ini masih identik dengan versi diesel, dengan panjang 5.280 mm, lebar 1.870 mm, dan tinggi 1.810 mm. Ubahan dari versi konvensional memang tak banyak, dan yang paling terlihat adalah emblem khusus EV, serta hilangnya knalpot.
Port pengisian baterai ditempatkan di lokasi yang sama dengan tutup tangki bahan bakar di versi konvensional, sehingga memberikan kenyamanan bagi pemilik yang sudah terbiasa dengan model sebelumnya.
Isuzu menegaskan bahwa D-Max EV dirancang untuk memenuhi kebutuhan beragam pengguna, baik untuk keperluan komersial maupun pribadi. Dengan performa tangguh dan desain yang kokoh, kendaraan ini diharapkan dapat menjadi solusi mobilitas yang ramah lingkungan tanpa mengorbankan kemampuan dan keandalan yang telah menjadi ciri khas pabrikan.
