Honda Fokus Garap Hybrid, Kurangi Investasi BEV

Honda Mulai Produksi HR-V Listrik di Thailand (Paultan)

JAKARTA, AVOLTA – Honda Motor telah mengatakan, pihaknya akan mengurangi investasi untuk mobil listrik murni (BEV) karena permintaan yang melambat. Pabrikan berlambang huruf H ini, juga akan berfokus untuk kembangkan mobil hybrid, yang saat ini jauh lebih disukai dengan serangkaian model yang diperbaharui.

Disitat dari Reuters, produsen mobil terbesar kedua di Jepang setelah Toyota ini, juga menurunkan target penjualan mobil listrik agar mencapai 30%, dari penjualannya pada tahun fiskal 2030.

“Sangat sulit untuk membaca pasar, tetapi saat ini kami melihat EV akan menguasai sekitar seperima pasar,” ujar CEO Honda, Toshihiro Mibe.

Sementara itu, Honda telah menurunkan rencana investasi elektrifikasi dan pengembangan perangkat lunak hingga tahun fiskal 2030 menjadi 7 triliun yen (sekitar US$ 48,4 miliar), dari yang sebelumnya direncanakan sebesar 10 triliun yen.

Honda menjadi salah satu dari sejumlah merek otopmotif global, yang mengurangi investasinya di kendaraan listrik akibat peralihan permintaan ke arah model hibrida. Selain itu, hal ini juga seiring dengan pelonggaran tenggat waktu yang dilakukan pemerintah di seluruh dunia untuk memenuhi aturan emisi, dan target penjualan kendaraan listrik.

Honda berencana meluncurkan 13 model hibrida generasi berikutnya secara global, dalam kurun waktu empat tahun mulai 2027.

Saat ini, perusahaan telah menjual lebih dari selusin model hibrida di seluruh dunia, meskipun hanya tiga yang dijual di Amerika Serikat, yaitu Civic, yang hadir dalam versi hatchback dan sedan, Accord, dan juga CR-V.

CATEGORIES
TAGS