Trump Kasih Sinyal Tunda Tarif Impor Otomotif

Presiden AS Donald Trump. (IST)

WASHINGTON, DC, AVOLTA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, mulai berpikir melonggarkan kebijakan tarif impor baru, khususnya sektor industri otomotif. Belum lama ini, Trump memberikan sinyal untuk menunda sementara agar para produsen kendaraan melakukan penyesuaian khususnya rantai pasokan.

“Saya lagi mencari cara untuk membantu beberapa perusahaan mobil,” ujar Trump kepada wartawan di White House, mengutip laman Nikkei Asia, Sabtu (19/4/2025).

Menurut Trump, para produsen otomotif butuh waktu merelokasi produksi dari Kanada, Meksiko dan tempat-tempat lain ke AS.

Sementara Matt Blunt, presiden American Automotive Policy Council, sebuah asosiasi yang mewakili Ford, General Motors dan Stellantis, mengatakan kelompok itu memiliki tujuan yang sama dengan Trump untuk meningkatkan produksi dalam negeri.

“Ada kesadaran yang meningkat bahwa tarif yang luas pada suku cadang dapat merusak tujuan bersama kita untuk membangun industri otomotif Amerika yang berkembang dan maju, dan bahwa banyak dari transisi rantai pasokan ini akan memakan waktu,” tutur Blunt.

Sekadar informasi, sebelumnya Trump mengumumkan tarif untuk impor otomotif sebesar 25 persen pada 27 Maret 2025.

Bahkan pekan lalu setelah aksi jual pasar obligasi mendorong kenaikan suku bunga utang AS, Trump mengumumkan tarifnya yang lain ditunda selama 90 hari. Tarif ini berlaku untuk banyak negara, kecuali Cina, tapi tidak menyertakan tarif impor otomotif.

CATEGORIES
TAGS