Pemerintah Inggris Kerek Pajak Kendaraan, Termasuk EV

Produksi mobil di Inggris terburuk sejak 1956 (Reuters)

LONDON, AVOLTA – Pemerintah Inggris mengambil keputusan untuk menaikkan pajak kendaraan bermotor, tanpa terkecuali. Artinya, selain mobil berbahan bakar bensin, teknologi hybrid sampai listrik pun ikut kena dampaknya.

Melansir Metro.co.uk, Jumat (11/4/2025),, penerimaan pajak tahunan dari kendaraan bermotor di Inggris diatur dalam kebijakan Vehicle Excise Duty (VED) yang menjadi sumber pendapatan utama bagi departemen keuangan negara tersebut.

Pemerintah mulai mengerek nilai pajak VED untuk kendaraan bermotor dengan mesin bakar internal (ICE) berdasarkan kadar emisi yang dikeluarkan. Langkah ini dilakukan agar lebih banyak orang beralih ke kendaraan rendah emisi.

Terhitung April 2025, mobil yang tadinya menyumbang emisi CO2 1-50g/km seperti mobil Plug-in Hybrid dikenakan pajak 10 poundsterling atau setara Rp 200.000-an, tapi sekarang harus membayar 110 poundsterling atau senilai Rp 2,3 jutaan.

Selanjutnya mobil bensin yang menyumbang polusi 51-75g/km harus membayar pajak tambahan di tahun pertama mulai dari 30 poundsterling hingga 130 poundsterling atau setara dengan Rp 647 ribu hingga Rp 2,8 juta.

Khusus mobil yang tidak ramah terhadap lingkungan, pajak kendaraan tahun pertamanya kini akan dua kali lipat.

Sebagai contoh mobil dengan emisi CO2 yang melebihi 255g/km, seperti Audi RS7 atau Land Rover Defender 110 V8 bisa melonjak drastis tarif pajaknya.

Selain itu, pengguna kendaraan listrik baru akan dikenakan pajak pertama yang lebih rendah, sebesar 10 poundsterling atau setara dengan Rp 215 ribuan. Setelah itu, tarif pajak tahunannya naik menjadi 195 poundsterling atau setara Rp 4,2 jutaan.

CATEGORIES
TAGS