Jaguar Land Rover Menyerah pada Tarif Resiprokal AS

Jaguar Land Rover Ganti Identitas (Autocar)
WASHINTON, DC, AVOLTA – Kebijakan tarif resiprokal baru di Amerika Serikat (AS) berdampak pada semua sektor, termasuk industri otomotif. Jaguar Land Rover menjadi salah satu pabrikan yang memutuskan untuk menghentikan sementara penjuaalannya di April 2025 sampai batas waktu tertentu.
“Amerika Serikat merupakan pasar penting bagi merek-merek mewah seperti JLR. Kami memberlakukan tindakan jangka pendek termasuk penghentian sementara pengiriman pada bulan April, sembari mengembangkan rencana jangka menengah hingga jangka panjang,” ujar ,” juru bicara perusahaan mengutip Bloomberg, Kamis (10/4/2025).
Meskipun pasar Amerika menyumbangkan penjualan yang cukup bagus bagi JLR, tapi langkah ini dinilai paling tepat sampai menunggu perusahaan menyiapkan strategi dan keputusan yang tepat untuk menghadapi tarif impor baru.
Sementara itu, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengatakan pemerintahnya bakal bereaksi dengan “kepala dingin dan tenang” terhadap tarif Donald Trump, dengan negosiasi untuk mencapai kesepakatan perdagangan potensial dengan AS yang sedang berlangsung.
Selain tarif 25% untuk ekspor mobil, serta produk baja dan aluminium, Inggris termasuk di antara banyak negara yang dikenakan bea masuk dasar 10% pekan ini.
