Hyundai, Honda, dan Toyota Mencoba Bertahan di AS

Presiden AS Donald Trump. (IST)

WASHINGTON, DC, AVOLTA – Kebijakan tarif impor baru di Amerika Serikat (AS) akan berdampak signifikan terhadap perdagangan internasional. Industri otomotif, Hyundai, Honda, dan Toyota mencoba bertahan untuk tidak melakukan kenaikan harga, setidaknya sampai beberapa bulan ke depan agar daya beli masyarakat tetap tumbuh.

Mengutip  InsideEV, Selasa (8/4/2025) Hyundai akan mempertahankan harga semua model yang dijual di AS selama dua bulan ke depan. Pabrikan asal Korea Selatan ini menjalankan program Jaminan Pelanggan hingga 2 Juni 2025 dalam upaya memberikan kelonggaran kepada pembeli mobil.

“Kami tahu konsumen tidak yakin tentang potensi kenaikan harga dan kami ingin memberi mereka stabilitas dalam beberapa bulan mendatang,” ujar CEO Hyundai José Muñoz.

Toyota dan Honda juga memilih untuk menerapkan pendekatan serupa dengan Hyundai di Negeri Paman Sam. Kedua pabrikan asal Jepang ini memilih untuk melihat kondisi dalam beberapa bulan ke depan.

“Kami akan tetap menjalankan operasi seperti sekarang,” kata seorang juru bicara Toyota kepada Nikkei.

Berbeda dengan tiga produsen tadi, Ford menjalankan langkah yang mengejutkan dalam hal harga. Pabrikan asal AS ini menawarkan harga khusus karyawan kepada semua orang dalam program promosi bertajuk “Dari Amerika untuk Amerika.”

Program promosi ini mencakup model kendaraan yang dibuat di Meksiko seperti Mustang Mach-E dan Maverick.

CATEGORIES
TAGS