Huawei dan SAIC Ciptakan Mobil Listrik Canggih Shangjie

JAKARTA, AVOLTA – Huawei dan SAIC Motor resmi meluncurkan merek mobil listrik terbaru, Shangjie, sebagai bagian dari aliansi Harmony Intelligent Mobility Alliance (HIMA). Langkah ini menandai kolaborasi strategis antara raksasa teknologi dan produsen otomotif terkemuka Cina, untuk menghadirkan model ramah lingkungan yang canggih namun terjangkau.

Disitat dari Arena EV, model pertama Shangjie yang dijadwalkan rilis pada kuartal keempat 2025, akan dibanderol antara Rp 330 juta hingga Rp 550 juta.

Harga ini menjadikannya model paling terjangkau dalam portofolio HIMA. Kendaraan ini akan dilengkapi dengan sistem kokpit pintar HarmonyOS dan teknologi mengemudi cerdas Qiankun dari Huawei. ​

Shangjie merupakan merek kelima dalam ekosistem HIMA, menyusul AITO, Luxeed, Stelato, dan Maextro. Berbeda dengan pendahulunya yang menyasar segmen premium, Shangjie ditujukan untuk konsumen muda yang mencari kendaraan listrik dengan fitur canggih namun tetap terjangkau. ​

SAIC dan Huawei telah menginvestasikan lebih dari Rp 13 triliun dalam proyek ini, dengan tim pengembangan yang terdiri dari lebih dari 5.000 orang. Model pertama Shangjie akan berbasis pada platform Roewe ES39 milik SAIC, dan akan tersedia dalam dua varian baterai.

Kolaborasi ini juga menjadi langkah strategis bagi SAIC untuk memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik yang semakin kompetitif, terutama setelah penurunan penjualan sebesar 20% pada 2024. Dengan menggabungkan keahlian manufaktur SAIC dan teknologi canggih Huawei, Shangjie diharapkan dapat menarik minat konsumen yang mencari kendaraan listrik berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau. ​

CATEGORIES
TAGS