Penjualan Mobil RI Tembus 134 Ribu 2025, Toyota Masih Raja

Veloz menjadi penyumbang ekspor terbesar Toyota dari Indonesia, sejak 2022. (TMMIN)
JAKARTA, AVOLTA – Penjualan mobil di Indonesia secara wholesales atau pabrik ke diler hingga Februari 2025 tembus angka 134 ribu unit. Angka tersebut, memang tak lebih baik dibanding periode yang sama tahun lalu, yang mencapai 140.274 unit.
Dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), lima besar mobil terlaris masih ditempati pabrikan asal Jepang.
Toyota masih jadi raja, dengan penjualan sebanyak 46.479 unit, atau meraih pangsa pasar 34,6 %, disusul anak perusahaannya Daihatsu sebanyak 21.942 unit dengan penguasaan pangsa pasar sebesar 16,3 %.
Honda menduduki peringkat ketiga dengan total penjualan 16.033 unit, dengan pangsa pasar sebesar 11,9 %, kemudian Mitsubishi Motors sebanyak 11.712 unit atau meraih pangsa pasar 8,7 %, dan Suzuki di peringkat kelima dengan menjual 9.732 unit dengan pangsa pasar sebesar 7,3 %.
Sedangkan peringkat keenam, ada pabrikan asal Korea Selatan, Hyundai dengan penjualan sebesar 4.534 unit (3,4 %), disusul Mitsubishi Fuso 4,211 unit (3,1 %), dan Isuzu 4.109 unit (3,1 %).

Wuling Air ev Buatan Indonesia Beredar di Thailand, Harga Cuma Rp168 jutaan (PRThai)
Jenama asal Tiongkok juga mulai merangsek ke 10 besar, dengan Wuling menjadi yang terbanyak di antara rekan senegaranya, dengan penjualan sebanyak 2.945 unit atau meraih pangsa pasar sebesar 2,2 %. Kemudian, merek komersial asal Jepang, Hino menempati peringkat 10 dengan penjualan sebesar 2.852 unit atau meraih pangsa pasar 2,1 %
Selain itu, Chery berhasil menjual 2.570 unit (1,9 persen). BYD, berada di posisi selanjutnya, dengan penjualan sebanyak 2.513 unit atau pangsa pasar sebesar 1,9 % dan Denza, sebagai sub-brand premium BYD, langsung menempati posisi ke-13 dengan penjualan sebanyak 937 unit atau meraih pangsa pasar sebesar 0,7 %.
Pencapaian Denza ini cukup luar biasa, karena baru resmi berbisnis di Indonesia pada awal tahun ini.
