Mengakali Tarif Trump, Hybrid Honda Pakai Baterai Toyota

JAKARTA, AVOLTA – Dalam upaya menghindari dampak tarif impor yang diberlakukan oleh pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, Honda Motor Co. mengambil langkah strategis, dengan menggandeng Toyota Motor Corp untuk memasok baterai mobil hybrid.

Kesepakatan ini, akan berjalan mulai tahun fiskal 2025, dan Honda akan menggunakan baterai produksi pabrik Toyota di North Carolina, AS. Penyimpanan daya ini, untuk sekitar 400.000 unit mobil hybrid jenama berlambang huruf H yang dijual di pasar Negeri Paman Sam.

Disitat dari Carscoops, sebelumnya Honda mengimpor baterai dari Jepang dan Cina untuk model hybrid yang dirakit di AS. Namun, dengan adanya tambahan tarif 10% pada barang-barang asal Cina, yang diberlakukan pada Februari dan Maret 2025, serta rencana peningkatan tarif impor mobil Jepang dari 2,5% menjadi 25%, Honda memutuskan untuk mencari alternatif pemasok lokal guna mengurangi risiko biaya tambahan.

Sementara itu, pabrik baterai Toyota di North Carolina, yang bernilai $US 14 miliar, dijadwalkan mulai beroperasi bulan depan. Dengan kapasitas produksi yang besar, pabrik ini akan mampu memenuhi kebutuhan baterai untuk mobil hybrid Honda, termasuk model CR-V dan SUV lainnya.

Langkah ini tidak hanya menguntungkan Honda dalam hal efisiensi biaya, tetapi juga memperkuat industri otomotif lokal dengan memanfaatkan sumber daya domestik.

Kerja sama antara dua raksasa otomotif Jepang ini, mencerminkan fleksibilitas dan adaptabilitas industri dalam menghadapi perubahan kebijakan perdagangan global.

CATEGORIES
TAGS