Soal Merger, Honda Kasih Kesempatan Kedua jika CEO Nissan Mundur

TOKYO, AVOLTA – Drama merger antara Honda Motor Co Ltd dengan Nissan Motor Co, Ltd, belum usai. Pabrikan berlogo H itu bersedia melanjutkan pembicaraan kerjasama jika CEO Nissan Makoto Uchida mengundurkan diri dari jabatannya.
Melansir Reuters, Rabu (19/2/2025) informasi ini muncul hanya beberapa hari setelah kedua produsen mobil Jepang ini membatalkan rencana merger bersejarah yang dapat menciptakan produsen mobil terbesar ketiga di dunia.
Honda mengatakan sangat terbuka untuk menghidupkan kembali pembicaraan merger jika Nissan dapat menemukan bos baru untuk mengelola oposisi internal yang lebih baik terhadap merger.
Pembicaraan merger telah memburuk setelah Honda dilaporkan menuntut agar Nissan menjadi anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Honda, yang mendapat perlawanan dari Nissan.
Tentunya jika kolaborasi ini terwujud, maka bisa menjadi penyelamat bagi Nissan, mengingat produsen mobil Jepang ini sedang berjuang dengan penurunan penjualan selama bertahun-tahun, karena persaingan dari kendaraan listrik, permintaan global yang lemah, dan beberapa gangguan produksi di Jepang.
Di sisi lain, raksasa teknologi Taiwan, Hon Hai Precision, yang juga dikenal sebagai Foxconn, sedang mempertimbangkan untuk mengambil saham di Nissan setelah kesepakatan dengan Honda gagal.
