Penjualan EV Global 2025 Diprediksi Bisa Tembus 20 Juta Unit

Ilustrasi produksi mobil listrik di Cina. (BBC)
JAKARTA, AVOLTA – Penjualan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) secara global pada tahun 2025 diprediksi bisa mencapai 20 juta unit, atau meningkat 17% jika dibandingkan dengan tahun 2024. Angka itu keluar berdasarkan riset dari Perusahaan riset Rho Motion.
Melansir Reuters, Rabu (5/2/2025) Kepala Riset Rho Motion, Lola Hughes mengatakan, bahwa pertumbuhan penjualan kendaraan listrik termasuk jenis plug-in hybrid (PHEV) untuk 2025 ini akan lebih lambat jika dibandingkan tahun 2023, tapi tetap menunjukkan tren positif karena sejumlah faktor.
Faktor yang dimaksud, seperti pemerintah di negara-negara di Eropa menerapkan target baru untuk mendorong adopsi kendaraan listrik, sedangkan Cina akan memperpanjangan subsidi untuk pembelian kendaraan listrik.
“Peralihan ke kendaraan listrik tetap berjalan, dan kita masih akan melihat pertumbuhan signifikan dalam dekade mendatang,” ujar Hughes.
Selain Tiongkok, pasar kendaraan listrik kedua terbesar akan terjadi di Eropa. Alasannya, penjualan di Benua Biru itu terus tumbuh dengan diterapkannya target emisi CO2 dan tersedianya model kendaraan dengan harga yang terjangkau.
Khusus di Eropa, penjualan kendaraan listrik diperkirakan bakal naik sebesar 15% dari 3 juta unit yang terjual pada tahun lalu. Sementara di AS bisa mencapai 16% meskipun perubahan kebijakan di bawah pemerintahan Donald Trump diprediksi hanya berdampak terbatas.
