Merek Cina Menjamur di Singapura, Jepang Menyusut

Ilustrasi produksi mobil listrik di Cina. (BBC)


SINGAPURA, AVOLTA
– Pabrikan otomotif asal Cina lagi berkembang pesat. Bukan cuma di dalam negeri, tapi secara global menjadi pusat perhatian buat semua orang karena berani menawarkan mobil listrik (electric vehicle/EV) dengan harga murah tapi punya fitur banyak dan desain menarik.

Alhasil merek-merek otomotif dari Cina banyak yang berhasil mendulang cuan di pasar global, termasuk di Singapura.

Mengutip The Straits Times, Rabu (12/2/2025) berdasarkan Otoritas Transportasi Darat, sekitar 18,2 % dari registrasi mobil baru di Singapura sepanjang tahun 2024 didominasi merek Cina, atau meningkat signifikan dari 5,9 % pada tahun 2023.

Secara total, ada 7.850 mobil merek Cina baru, termasuk kendaraan listrik (electric vehicle/EV), mobil bermesin pembakaran internal (internal combustion engine/ICE), dan hybrid, terdaftar pada 2024, dibandingkan dengan 1.781 unit pada tahun sebelumnya.

Sementara pangsa pasar mobil Jepang turun dari 43,1 % pada 2023 menjadi 35,6 % pada tahun 2024, sementara merek Jerman mengalami penurunan dari 32,4 % menjadi 28,2 %.

Menurut sejumlah pakar yang mencoba menganalisa perkembangan itu mengatakan, bahwa pertumbuhan merek Cina ini karena banyak masyarakat yang beralih dari mobil bermesin konvesional ke mobil listrik.

CATEGORIES
TAGS