Melunak, Hyundai Buka Lagi Akses Charging Station Buat EV Merek Lain

Hyundai resmikan fasilitas ultra fast charging di Plaza Indonesia. (Luthfi Anshori/detik)

JAKARTA, AVOLTA – Fasilitas charging station milik Hyundai yang tersebar di Indonesia kini sudah bisa dipakai oleh kendaraan listrik (electric vehicle/EV) merek lain lagi, setelah aksesnya sempat ditutup pada pertengahan 2024.

“Program EV Charging Subscription menjadi wujud komitmen Hyundai untuk terus memajukan ekosistem mobil listrik di Indonesia,” ujar Ju Hun Lee, President Director PT Hyundai Motor Indonesia (HMID) dalam keterangan resmi, Rabu (5/2/2025).

Antusias dalam memajukan ekosistem kendaraan listrik di dalam negeri yang menjadikan Hyundai tidak konsisten. Awalnya ditutup karena pabrikan asal Korea Selatan ini ingin memberikan kenyamanan bagi pengguna mobil listriknya.

“Lewat inisiatif ini, Hyundai memungkinkan setiap pengguna EV bisa merasakan pengalaman kepemilikan kendaraan yang semakin aman, nyaman dan menyenangkan dengan harga terjangkau,” tutur Ju Hun Lee.

Fransiscus Soerjopranoto, Chief Operating Officer PT HMID menambahkan, program EV Charging Subscription mempertegas posisi Hyundai sebagai game changer di industri otomotif di Indonesia.

“Khususnya dalam memberikan solusi aftersales yang inovatif dan komprehensif bagi pengguna EV. Program ini pun menjadi bagian penting dari upaya Hyundai sebagai pioneer elektrifikasi kendaraan di Tanah Air untuk meningkatkan adopsi mobil listrik di tengah-tengah masyarakat,” ujar Frans.

Sejauh ini, charging station Hyundai sudah tersebar di ratusan lokasi, yakni 296 titik, dan dapat ditemukan melalui aplikasi myHyundai mulai 3 Februari 2025.

Frans menuturkan bahwa jaringan charging station Hyundai dioperasikan bersama sejumlah mitra. Seperti Voltron, Casion, Buzz sampai Daya Green.

CATEGORIES
TAGS