Home Cerita Jurnal Terbaru: Durabilitas Mobil Listrik Semakin Bisa Diandalkan

Jurnal Terbaru: Durabilitas Mobil Listrik Semakin Bisa Diandalkan

Ilustrasi baterai pada mobil listrik BMW. (BMW/drive.com)

JAKARTA, AVOLTA – Sebuah studi terbaru yang dilakukan para peneliti dari University of Birmingham dan London School of Economics (LSE) mengatakan, jika kendaraan listrik kini memiliki daya tahan atau durabilitas yang menyerupai model konvensional.

Hasil studi ini, berdasarkan analisi lebih dari 300 juta data, termasuk 30 juta mobil.

Disitat dari Carscoops, studi ini diterbitkan dalam jurnal Nature Energy, yang mengungkapkan jika indikasi ini menarik tentang seberapa jauh teknologi kendaraan listrik telah berkembang. Meski demikian, para peneliti yang mengingatkan bahwa diperlukan studi lebih lanjut untuk memahami sepenuhnya potensi jangka panjang dari kendaraan ini.

Lebih lanjut, studi ini menunjukan bahwa kendaraan listrik berbasis baterai (BEV) telah mengalami percepatan peningkatan keandalan dibandingkan mobil berbahan bakar fosil.

Setiap tahun produksi membawa peningkatan kemungkinan keandalan sebesar 12% pada mobil listrik, jauh melampaui peningkatan 6,7% pada mobil bensin dan 1,9% pada mobil diesel.

Robert Elliott, Profesor Ekonomi dari Universitas Birmingham, juga menyoroti manfaat lingkungan yang dihadirkan oleh mobil listrik. Menurutnya saat ini produksi mobil listrik memang masih mengeluarkan emisi yang sering dikritik banyak orang.

“Meskipun emisi awal dari produksi lebih tinggi, kendaraan listrik yang tahan lama dapat dengan cepat mengimbangi jejak karbonnya, berkontribusi pada upaya melawan perubahan iklim, menjadikannya pilihan yang lebih berkelanjutan dalam jangka panjang,” jelasnya.