Ferrari Pilih Rakit Mobil Listrik di Italia

Ilustrasi produksi Ferrari (telegraph.co.uk/Robin Mellor)

MARANELLO, AVOLTA – Strategi Ferrari dalam memproduksi kendaraan listrik (electric vehicle/EV) berbeda dengan merek lain. Pabrikan yang bermarkas di Maranello, Italia ini berkomitmen untuk merakit mobil listriknya di rumah sendiri, tanpa harus membangun pabrik di negara lain.

Mengutip Reuters, Jumat (13/12/2024), CEO Ferrari, Benedetto Vigna mengatakan, bahwa perusahaan ingin mobil listriknya lahir di negara sendiri, meskipun negara lain memberikan insentif bagi produsen yang membangun pabrik untuk kendaraan listrik.

“Kami tetap akan membuat mobil di Maranello, tidak ada tempat lain untuk membuat mobil listrik kami” ucap Vigna.

Perusahaan lanjut Vigna akan tetap melanjutkan penjualannya di pasar Amerika Serikat (AS) meskipun Presiden terpilih Donald Trump akan menetapkan tarif tinggi terhadap barang-barang rakitan Eropa.

“Dia (Trump) memutuskan apa yang harus dilakukan di sini, kami akan menghadapi peraturan baru itu walaupun akan ada tarif untuk kami,” ujar Vigna.

Sebagai informasi, mobil listrik pertama Ferrari dijadwalkan meluncur pada akhir tahun 2025 mendatang. Model itu akan dirakit di pabrik Maranello. Fasilitas ini diklaim memiliki jalur perakitan fleksibel yang memungkinkan Ferrari membuat mobil listrik dan non-listrik.

Pabrik baru ini akan memberikan jalur perakitan kendaraan tambahan untuk berbagai model, mulai dari internal combustion engine (ICE), hybrid, dan EV terbaru. Selain itu, fasilitas ini juga akan merakit komponen untuk produk elektrifikasi Ferrari.

CATEGORIES
TAGS