Penjualan Mobil 4 Merek Jerman Terancam di AS

WASHINGTON D.C, AVOLTA – Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Donald Trump akan mengeluarkan kebijakan, termasuk di sektor industri otomotif agar iklim industri di negara menjadi lebih kondusif. Salah satunya, Trump bakal memperbesar tarif impor untuk kendaraan listrik (electric vehicle/EV).

Meskipun efeknya belum terasa sekarang, tapi para pabrikan otomotif asal Jerman seperti Volkswagen (VW), BMW, Porsche, dan Mercedes-Benz, mulai terancam. Paling krusial mempengaruhi kebijakan penjualan atau pengiriman mobil dari Jerman ke AS.

Mengutip Carscoops, Rabu (20/11/2024), seorang analis dari bank investasi Stifel Europe memperkirakan produsen mobil Jerman dapat mengalami penurunan laba antara 11% dan 15%.

BMW tetap bersikap positif terhadap masa depan operasi penjualan di AS. Begitu juga dengan VW dan Mercedes-Benz, karena punya fasilitas produksi di Amerika.

Meskipun ketiga produsen itu masih mengekspor ribuan mobil ke AS, mereka dapat mengurangi jumlah tersebut, dan sebaliknya mendorong kendaraan buatan lokal lebih keras, atau bahkan mengubah fasilitas produksi untuk menyiapkan jalur produksi baru di pabrik Amerika.

Prospek untuk merek lain kurang pasti, karena Porsche yang dijual di AS diekspor dari Eropa, dan model terlaris Audi di Amerika, adalah Q5 yang dibuat di Meksiko, yang menyumbang sepertiga dari penjualan.

Sedangkan Trump memiliki masalah dengan Meksiko, bahkan dia menyarankan untuk menerapkan tarif sebesar 200% pada mobil yang dikirim dari Meksiko ke Amerika.

BMW dan VW juga memproduksi mobil di Meksiko (seperti halnya Toyota, GM dan Ford), tetapi Audi dan Porsche tidak punya pabrik di Amerika.

CATEGORIES
TAGS