General Motors PHK 1.000 Karyawan

GM Recall Nyaris 1 Juta Unit Kendaraan Gara-Gara Airbag (Reuters)

MICHIGAN, AVOLTA – Industri otomotif global sedang tidak baik-baik saja, lantaran banyak produsen yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan pabrik. Setelah Volkswagen (VW), kini giliran General Motors (GM) yang melakukan pemecatan hampir 1.000 orang.

Melansir Reuters, Selasa (19/11/2024), langkah tersebut dilakukan guna merampingkan operasi perusahaan, karena untuk bersaing di industri sekarang ini butuh akselerasi yang cepat.

“Untuk menang di pasar yang kompetitif ini, kami perlu mengoptimalkan kecepatan dan keunggulan. Sebagai bagian dari upaya berkelanjutan ini, kami telah melakukan sejumlah pengurangan tim,” tulis GM dalam keterangan resminya.

Penting diketahui, GM berupaya memposisikan ulang perusahaan sebagai pemimpin dalam kendaraan listrik dan perangkat lunak di masa depan, namun, kedua hal tersebut membutuhkan biaya operasional tinggi.

Perusahaan otomotif ini bermasud memangkas kerugian sebesar US$2 miliar atau sekitar Rp31,79 triliun hingga US$4 miliar setara Rp63,59 triliun pada kendaraan listrik tahun depan.

Sebenarnya ini bukan kali pertama pabrikan yang bermarkas di Michigan, ini melakukan PHK, karena sejak tahun 2023 telah memutus hubungan kerja kepada ribuan karyawan di sejumlah pabriknya.

CATEGORIES
TAGS