Asosiasi Desak Trump Pertahankan Subsidi Pajak EV

A Tesla Inc. Model S electric vehicle charges at a Supercharger station in Rubigen, Switzerland, on Thursday, Aug. 16, 2018. Tesla chief executive officer Elon Musk has captivated the financial world by blurting out via Twitter his vision of transforming Tesla into a private company. Photographer: Stefan Wermuth/Bloomberg via Getty Images

WASHINGTON D.C, AVOLTA – Asosiasi Transportasi Tanpa Emisi alias Zero Emission Transportation Association (ZETA) menyuarakan protes kepada Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Donald Trump, agar mempertahankan kredit pajak untuk produksi dan penjualan kendaraan listrik (electric vehicle/EV).

Berdasarkan keterangan resmi, Kamis (21/11/2024), pabrikan seperti Rivian, Tesla, dan Lucid, serta produsen baterai LG dan Panasonic, merupakan bagian dari asosiasi yang dipimpin oleh mantan Wakil Presiden Al Gore.

Bentuk protes ini muncul satu hari setelah Reuters melaporkan pemerintahan Trump berencana untuk menghapus kredit pajak federal untuk kendaraan ramah lingkungan.

Gore menyatakan dukungannya untuk kredit pajak Section 45X yang termasuk dalam Undang-Undang Pengurangan Inflasi pemerintahan Biden, yang mensubsidi produksi komponen baterai dan mineral penting untuk barang-barang yang diproduksi di Amerika Serikat.

“Kredit produksi telah mendorong pertumbuhan lapangan kerja yang besar dan peluang ekonomi baru di seluruh negeri, terutama di negara bagian seperti Ohio, Kentucky, Michigan, dan Georgia,” ujar Direktur Eksekutif Zero Emission Transportation Association dan mantan Wakil Presiden Al Gore.

Perlu diketahui, kredit pajak federal untuk kendaraan ramah lingkungan hingga USD7.500 telah tersedia bagi pembeli kendaraan listrik dan plug-in hybrid sejak 2011 di AS.

CATEGORIES
TAGS