Instruksi Prabowo, Menteri dan Eselon 1 Dilarang Pakai CBU

JAKARTA, AVOLTA – Presiden Prabowo Subianto punya cara berbeda dalam menetapkan mobil dinas untuk Menteri dan eselon 1. Era pemimpin sebelumnya, para pembantu presiden menggunakan mobil impor, tapi kini orang nomor satu di Indonesia itu menginstruksikan pakai mobil rakitan dalam negeri, Pindad Maung.

Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu, mengatakan, bahwa Prabowo menginstruksikan Indonesia tidak lagi mengimpor mobil-mobil mewah untuk kebutuhan menteri dan eselon I.

“Minggu depan saya akan pakai mobilnya Maung itu, mobilnya Pindad itu,” tutur Wakil Menteri Keuangan Anggito Abimanyu di Sekolah Vokasi UGM, Sleman, DIY, Senin (28/10).

Menurut Anggito, dipilihnya Maung yang merupakan produksi perusahaan pelat merah PT Pindad ini agar para pejabat di pemerintahannya ini menggunakan produk dalam negeri, tidak bergantung pada barang impor.

“Pak Prabowo sudah bilang, minggu depan tidak ada lagi barang impor untuk mobil eselon I sama menteri, luar biasa,” ujar dia.

Perlu diketahui, kemungkinan kebutuhan mobil dinas menteri dan wakil menteri di Kabinet Merah Putih (KMP) ini diprediksi mencapai 162 unit. Hal ini lantaran meningkatnya jumlah menteri dari kabinet sebelumnya, yang berjumlah 34 orang menjadi 53 orang. Begitu pula wakil menteri yang semula 18 orang, kini menjadi 56 orang.

CATEGORIES
TAGS