Bos Toyota: 5,5 Juta Pekerja Otomotif Terancam Kalau Cuma Dorong EV

Akio Toyoda (kanan) dan Koji Sato lagi menikmati mobil Toyota terbaru. (Toyota Youtube)

JAKARTA, AVOLTA – Chairman Toyota Motor Corporation, Akio Toyoda kembali memberikan pernyataan berani, terkait transisi global industri otomotif yang tengah bergerak menuju ke kendaraan listrik.

Pria yang merupakan cucu pendiri Toyota, Kiichiro Toyoda menganggap, peralihan kendaraan listrik akan menyebabkan hilangnya banyak pekerjaan, terutama yang berhubungan dengan mesin dari banyak pemasok.

“Ada 5,5 juta orang yang berkecimpung di industri otomotif di Jepang. Di antaranya adalah yang sudah lama menggeluti (pekerjaan) terkait mesin,” ujar Toyoda, dikutip dari Reuters, Sabtu (12/10/2024).

Selain itu, Toyoda juga menekankan, jika hal tersebut menjadi ancaman bagi para pekerja bila pilihan mobilitas yang tersedia hanya tergantung kepada mobil listrik saja.

“Jika kendaraan listrik hanya menjadi satu-satunya pilihan, termasuk bagi pemasok kami, pekerjaan orang-orang tersebut akan hilang,” tegasnya.

Melihat kondisi tersebut, membuat Toyota memang cukup berhati-hati dalam menentukan kebijakan terkait kendaraan listrik. Toyota memang lamban untuk melakukan adopsi mobil listrik murni, namun memang kondisinya saat ini permintaan untuk kendaraan jenis tersebut tengah turun di pasar global.

Sedangkan untuk kendaraan hybrid, yang memang selama ini terus dikembangkan Toyota dengan cukup agresif, terus mengalami peningkatan permintaan dan penjualan di pasar global.

CATEGORIES
TAGS