Toyota Bayar Rp 1,5 Juta Jika Kabin Camry Tercium Tak Sedap

Toyota Camry lansiran 2012 di pasar AS. (Cars.com)
JAKARTA, AVOLTA – Raksasa otomotif asal Jepang, Toyota siap membayar kompensasi sebesar US$ 100 atau setara Rp 1,5 juta jika sedan andalannya, Camry mengeluarkan bau tak sedap dari dalam kabin.
Dilansir Carscoops, biaya tersebut, sebagai konsekuensi terkait gugatan yang diajukan oleh masyarakat California, Amerika Serikat. Sekelompok pemilik Camry mengaku kecewa dengan Toyota, karena mobil yang dimilikinya mengeluarkan bau tak sedap dari dalam kabin.
Para penggugat, dalam tuntutannya percaya bahwa desain cacat dari pabrik memungkinkan kabin mobil jadi lembab. Kemudian, kondisi ini terakumulasi dalam sistem, dan memicu pertumbuhan jamur.
Bau tidak enak tersebut, bahkan langsung tercium saat pemilik kendaraan menghidupkan pendingin di dalam kabin mobil.
Dari keputusan hasil gugatan tersebut mengatakan, siapa pun yang tinggal di California sebelum 31 Mei 2024, dan memiliki, membeli, dan atau menyewa Toyota Camry 2012-2015 akan dapat menerima kompensasi US$ 100. Dana kompensasi itu dapat digunakan untuk biaya pribadi tertentu, yang dikeluarkan dari penggantian dan pemasangan filter karbon ke mobil.
Menariknya, pembayaran US$ 100 ini hanya untuk pemilik yang telah mengeluarkan biaya pribadi setelah 31 Mei 2024. Mereka yang memiliki biaya tak terduga pada atau sebelum 31 Mei 2024, dapat mengajukan klaim untuk penggantian biaya wajar yang belum diganti untuk memasang filter karbon dan/atau menyiram evaporator AC.
