Penjualan Sudah Bagus, Tidak Perlu Ada Insentif Hybrid

Toyota Innova Zenix di GIIAS 2023. (TAM)

JAKARTA, AVOLTA – Pabrikan otomotif asal Jepang yang ada di Indonesia seperti Honda, Toyota, Mistubishi, dan Suzuki, harus mengubur dalam-dalam harapan terkait insentif hybrid. Pasalnya, pemerintah memastikan tidak akan ada insentif tambahan di sektor otomotif untuk tahun 2024 ini.

Informasi itu disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Menurut dia tidak akan ada perubahan ataupun penambahan kebijakan baru pada sektor otomotif di Indonesia.

Airlangga menjelaskan, meski permintaan industri kendaraan bermotor lagi tidak menunjukkan performa yang kurang bagus khususnya selama semester I/2024 turun hingga 19 %.

Justru untuk kata Airlangga penjualan mobil listrik terus menunjukkan tren yang positif. Pada periode sama, segmen ini tumbuh hingga dua kali lipat dari enam bulan pertama tahun sebelumnya.

“Jadi sudah jelas untuk otomotif, kebijakannya sudah dikeluarkan. Tidak ada perubahan kebijakan dan tambahan lain. Kalau kita lihat, penjualan dari mobil hybrid hampir dua kali penjualan BEV. Jadi sebenarnya product hub hybrid itu sudah berjalan dengan mekanisme yang ada sekarang,” tutur Airlangga dalam konferensi Pertumbuhan Ekonomi Q2 2024, Senin (5/8/2024) di Jakarta.

Airlangga menekankan bahwa pemerintah akan terus mendorong mobil listrik agar perkembangan atau pertumbuhannya semakin cepat lagi. “Justru di pameran kemarin (GIIAS 2024) hasilnya relatif bagus untuk kita mendorong penjualan,” kata Airlangga.

Perlu diketahui bahwa dengan keputusan ini tentunya pabrikan Jepang yang kecewa karena masing-masing pabrikan sudah menyiapkan produk hybrid khususnya di segmen menengah ke bawah dengan harapan bisa meningkatkan daya beli dan mendorong penjualan mobil baru secara nasional.

Pabrikan itu menginginkan mobil berteknologi hybrid juga mendapatkan perlakuan sama seperti mobil listrik yang diberikan insentif oleh pemerintah. Alasannya, hybrid juga masuk dalam bagian skema elektrifikasi.

CATEGORIES
TAGS