Pengguna EV di Amrik Cuma Boleh Mengecas Maksimal 85%

Volkswagen Kejar Setoran Bangun 25 Ribu Titik Pengisian EV di Dunia (Driven)

CALIFOIRNIA, AVOLTA – Peraturan yang diterapkan oleh perusahaan penyedia stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di setiap negara berbeda-beda. Contoh, di Amerika Serikat (AS) yang menerapkan aturan baru, yaitu mengecas  maksimal hanya bisa maksimal 85%.

Aturan itu, dikutip Carscoops, Rabu (14/8/2024), dibuat oleh perusahaan jaringan stasiun pengisian cepat DC kendaraan listrik, Electrify America.

Presiden Electrify America, Robert Barossa mengatakan bahwa perusahaan akan menerapkan batas pengisian daya 85% yang ketat di 10 stasiun pengisian daya tersibuk California.

Jadi jika baterai sudah terisi sampai 85%, pengisian daya akan secara otomatis berhenti mengisi untuk kendaraan EV itu. Aturan ini dibuat untuk meminimalkan pemborosan dan juga menghindari kendaraan yang parkir lebih lama di lokasi casan cepat tersebut.

Parahnya, jika pelanggan itu bandel maka akan dikenakan denda. Perusahaan mengatakan bahwa jika pengemudi tidak mencabut casan setelah masa tenggang 10 menit (setelah terisi 85%), maka bakal dikenakan biaya tambahan 40 sen per menit sebagai waktu siaga.

Aturan ini juga dilakukan untuk mendisiplinkan para pengguna kendaraan listrik yang merupakan teknologi baru dalam industri otomotif.

CATEGORIES
TAGS