Efek Skandal Sertifikasi, Toyota Pangkas Produksi 2024

Toyota digugat konsumen di Australia (https://www.drive.com.au/)
TOKYO, AVOLTA – Skandal sertifikasi kendaraan yang menimpa Toyota berdampak buruk pada penjualan. Alhasil, jenama asal Jepang ini harus merevisi target produksi 2024 dari 10,3 juta unit menjadi 9,8 juta unit secara global.
Mengutip Kyodo, Senin (12/8/2024) pemangkasan produksi ini juga terjadi saat produsen mobil tersebut berjuang dengan penurunan penjualan di Cina, di mana mereka menghadapi persaingan harga yang semakin ketat dan peralihan pasar yang cepat ke kendaraan listrik.
Keputusan ini tentu saja menandai penurunan produksi tahunan pertama dalam empat tahun, turun dari sekitar 10,03 juta unit pada 2023.
Sejauh ini perusahaan telah menghentikan produksi tiga model populer, yakni Corolla Fielder, Corolla Axio, dan Yaris Cross terkait skandal yang muncul pada bulan Juni 2024.
Kabarnya Toyota akan melanjutkan produksi model-model tersebut pada awal September, setelah kementerian transportasi Jepang mengonfirmasi keamanannya dan mencabut larangan pengiriman, seperti yang dinyatakan awal bulan ini.
