Donald Trump Blak-Blakan Menentang Pemilik Mobil Listrik

JAKARTA, AVOLTA – Calon presiden Amerika Serikat dari Partai republik, Donald Trump mengatakan, bahwa dirinya menentang semua orang memiliki mobil listrik. Meskipun, ia mengakui jika mendapat dukungan dari Elon Musk, yang tak lain adalah CEO dari produsen mobil listrik, Tesla.
“Elon Musk mendukung saya, dan dia adalah teman saya. Tetapi, saya menentang semua orang memiliki mobil listrik,” ujar Trump saat berbicara di konferensi Asosiasi Jurnalis Kulit Hitam Nasional di Chicago, Amerika Serikat, dikutip dari Reuters, ditulis Jumat (2/8/2024).
Pernyataan Trump ini, terlontar karena imbas kebijakan mantan pesaingnya di Pilpres Amerika Serikat, Joe Biden, yang juga merupakan presiden saat ini yang menginginkan penjualan mobil listrik di Negeri Paman Sam ini tercapai 100%.
“Jika ingin mobil hybrid atau mobil berbahan bakar bensin, maka kita punya lebih banyak bensin, emas cair, di bawah kaki kita daripada negara mana pun. Lebih banyak daripada Arab Saudi, lebih banyak daripada Rusia. Saya ingin menggunakan apa yang kita punya, saya ingin menurunkan harga dan biaya,” tambah Trump.
Sementara itu, pemerintah Amerika Serikat sendiri sudah menerbitkan regulasi dengan target penjualan mobil listrik bisa mencapai 35-65% dari jumlah penjualan mobil baru pada 2032.
Namun, hal ini sifatnya bukan mandat, melainkan semacam peta jalan untuk produsen mengikuti arah pengetatan emisi.
