Penjualan Amblas, Nissan Pangkas Produksi di Jepang

Nissan Rouge, andalan SUV di AS turun penjualannya. (Nissan)
JAKARTA, AVOLTA – Nissan dikabarkan bakal memangkas sepertiga produksi di pabrik terbesarnya di Kyushu, Jepang. Keputusan tersebut, karena melemahnya permintaan untuk model crossover andalannya di Amerika Serikat.
Berdasarkan laporan dari Reuters, Nissan berencana memproduksi kurang dari 25 ribu unit di pabrik Kyushu bulan ini. Dua sumber anonim menyebutkan, dari jumlah tersebut, sekitar 10 ribu unit model Rogue akan diekspor, hanya setengah dari target awal.
Dengan pemangkasan produksi tersebut, pekerja di lini produksi Kyushu kini bekerja kurang dari delapan jam sehari, dan itu turun dari biasanya yang lebih dari tujuh jam sehari.
Sementara itu, Nissan yang bermarkas di Yokohama juga melaporkan penurunan laba pada periode April hingga Juni, dan memangkas proyeksi setahun penuh setelah terpaksa menawarkan diskon besar di Negeri Paman Sam.
Berbeda dengan kompetitor, yaitu Toyota dan Honda, Nissan tidak menawarkan model hybrid di Amerika Serikat, yang mengakibatkan tertinggal dalam tren permintaan yang meningkat untuk model dengan kombinasi mesin konvensional dan motor listrik tersebut.
Namun, Nissan sendiri belum memberikan tanggapan resmi terkait pengurangan produksi. Selain di Kyushu, Nissan juga memproduksi crossover di Smyrna, Tennessee, Amerika Serikat.
