Hyundai Bilang Pasar Mobil Cuma 800 Ribu 2024

JAKARTA, AVOLTA – Penjualan Indonesia tahun ini memang tengah kurang baik, dan mengalami penurunan secara retail (diler ke konsumen) sebesar 14 persen. Total sepanjang periode Januari hingga Juni 2024, dari 502.533 unit menjadi hanya 431.987 unit.

Chief Operating Office (COO) Hyundai Motors Indonesia Fransiscus Soerjopranoto mengatakan, secara matematis pada tahun ini, pasar mobil Indonesia sulit menembus angka 900 ribu unit.

“Kenapa? Jika tahun lalu, pasar mobil 900 ribuan dan semester pertama tahun ini pasar turun 15, maka pasar mobil tahun ini pasti di bawah 900 ribu unit,” jelas pria yang akrab disapa Frans, melalui pesan elektronik kepada Avolta, Senin (29/7/2024).

Pabrikan asal Korea Selatan ini menurunkan asumsi pasar mobil ke level 800 ribu unit. Sedangkan untuk meningkatkan penjualan Hyundai, pihaknya akan konsisten dengan strategi.

“Kami konsisten dengan strategi kami dalam memperkenalkan produk baru seperti all new Kona Electric, dan Ioniq 5N dan ini akan kami lanjutkan semester kedua tahun ini,” tegas Frans.

Hyundai sendiri berkomitmen tidak menaikan harga sesuai dengan imbauan dari Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang. Walaupun beberapa agen pemegang merek (APM) sudah menaikan harganya sejak kuartal kedua lalu.

“Komitmen ini kami lakukan sebagai bukti kami selalu mematuhi dan melaksanakan arahan pemerintah, seperti memperkenalkan mobil listrik pertama, membangun ekosistem charging station, membangun pabrik perakitan, dan baru-baru ini kami membangun pabrik listrik pertama di Indonesia,” tukasnya.

CATEGORIES
TAGS