Mobil di Indonesia Akan Cina pada Waktunya

 

JAKARTA, AVOLTA – Industri otomotif Cina memang sedang menyerang pasar global, termasuk di Indonesia. Merek mobil asal Tiongkok mulai masuk lagi ke pasar domestik sejak tujuh tahun lalu ditandai dengan munculnya Wuling, kemudian diikuti oleh merek lain seperti DFSK, Chery, Neta hingga BAIC.

Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo (Bamsoet) pun mengakui kalau sekarang ini banyak merek mobil dari Cina yang ada di Indonesia.

Menurut dia, penerimaan masyarakat Indonesia terhadap mobil Cina sekarang ini jauh lebih baik dibandingkan dulu, karena secara kualitas sudah bagus dan punya harga kompetitif.

“Karena murah dan kualitasnya bagus, dengan hadirnya mobil Cina ini maka pasar otomotif semakin dibanjiri mobil Cina,” tutur Bamsoet saat acara peluncuran BAIC, BJ40-Plus dan X55-II di Tangerang, Selasa (14/5/2024).

Bamsoet pun percaya dengan memiliki kualitas yang bagus, maka pasar otomotif Indonesia akan terus dibanjiri oleh mobil Cina. Apalagi mengacu pada data Gaikindo terdapat 15 lebih merek Cina di Indonesia dengan pasar yang menjanjikan dengan 278 juta penduduk Indonesia, yang 75 jutaan penduduknya merupakan generasi muda.

“Semoga generasi muda di Indonesia yang kantongnya tipis-tipis bisa beli mobil baru dari Cina ini,” ujar Bamsoet.

CATEGORIES
TAGS