Tesla Lanjut Diskusi Pabrik Mobil Listrik di Thailand

BANGKOK, AVOLTA – Produsen Asal Amerika Serikat, Tesla tengah berdiskusi dengan Thailand, terkait pembangunan pabrik mobil listrik di negeri Gajah Putih tersebut. Hal ini, diungkap oleh salah satu pejabat kantor Perdana Menteri, Supakorn Congsomjit, disitat Reuters, Selasa (5/3/2024).

Pembicaraan tersebut, menyusul survei lokasi yang sudah dilakukan oleh Tesla, untuk pabrik baru mobil listrik di Thailand, pada akhir 2023 lalu.

Bahkan, Pemerintah Thailand sudah menawarkan Tesla 100 persen energi ramah lingkungan, untuk menjalankan faslitas yang dapat digunakan untuk produksi kendaraan listrik dan baterai.

Kabar terkait Tesla yang berencana untuk membangun pabrik mobil listrik di Thailand memang sudah berhembus kencang pada akhir tahun lalu. Rencana tersebut, sebagai lanjutan dari pembicaraan yang sudah dilakukan antara CEO Tesla, Elon Musk dan Perdana Menteri Thailand Srettha Thavisin, beberapa waktu lalu.

Tesla akan mempertimbangkan (membangun) fasilitas manufaktur kendaraan listrik, Microsoft dan Google sedang mempertimbangkan (membangun) data center,” ujar Shretta.

Namun, Shretta sendiri tidak menjelaskan secara detail, apakah gelontoran dana ini merupakan gabungan investasi ketiga perusahaan tersebut, atau masing-masing perusahaan.

Thailand memang menjadi pusat perakitan mobil terbesar keempat di Asia, dan telah menawarkan banyak insenitf kepada calon investor, yaitu perusahaan mobil listrik ataupun baterai.

CATEGORIES
TAGS