Kendaraan Niaga Indonesia Bakal Salip Thailand

Suasana booth Fuso di Giicomvec 2024. (Fuso)

JAKARTA, AVOLTA – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita percaya diri kalau permintaan kendaraan di Indonesia bisa melampaui Thailand. Alasannya, pertumbuhan ini terjadi seiring dengan pergerakan perekonomian Indonesia yang akan terus berkembang setiap tahunnya.

“Permintaan kendaraan komersial di Indonesia saya yakin akan terus meningkat, dan ini sindiran saya, peningkatannya akan lebih tinggi dari Thailand,” ujar Agus di acara pembukaan Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (Giicomvec) 2024, Jumat (8/3/2024).

Agus menjelaskan, bahwa industri kendaraan niaga sangat dibutuhkan untuk operasional tambang. Terlebih, kebijakan hilirisasi bahan tambang sudah diberlakukan. Hal ini berpotensi meningkatkan permintaan kendaraan niaga di pertambangan kian tinggi.

“Tentunya hal ini salah satunya dilatarbelakangi oleh program hilirisasi yang membutuhkan ketersediaan kendaraan niaga di sektor industri pertambangan dan pengolahan mineral,” kata Agus.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor di Indonesia (Gaikindo), total penjualan kendaraan komersial tahun 2023 sebanyak 236.321 unit, turun dari tahun sebelumnya yang sebesar 252.263 unit.

Menperin optimistis kalau ke depan pasar kendaraan niaga akan terus meningkat, apalagi kebutuhan dari sektor industri juga dipastikan bisa meningkat.

“Permintaan kendaraan niaga di Indonesia saya yakin akan terus meningkat peningkatan yang akan lebih tinggi daripada Thailand,” kata Agus.

CATEGORIES
TAGS