Joe Biden Anggap Mobil Cina Bisa Jadi Mata-Mata

Mobil liistrik BYD Atto 3 buatan Cina nekat jualan di Jepang. (BYD Hongkong)

JAKARTA, AVOLTA – Presiden Amerika Serikat (AS), Joe Biden telah menginstrusikan Menteri Perdagangan, untuk mulai melakukan penyelidikan terhadap kendaraan yang dilengkapi teknologi terkoneksi asal Cina. Pasalnya, orang nomor 1 di negara Adidaya ini menganggap, mobil Tiongkok tersebut bisa digunakan untuk memata-matai orang AS.

“Cina bertekad untuk mendominasi masa depan pasar otomotif, termasuk dengan menggunakan praktik-praktik yang tidak adil,” ujar Biden dalam sebuah pernyataan, yang disitat dari Carscoops, ditulis Senin (4/3/2024).

Biden melanjutkan, Cina dan negara-negara lain yang menjadi perhatian, siap membanjiri jalanan di Amerika dengan kendaraan teknologi canggih yang dapat menimbulkan risiko bagi keamanan nasional di negara tersebut.

“”Kendaraan yang terhubung dari Tiongkok dapat mengumpulkan data sensitif tentang warga negara kita dan infrastruktur kita dan mengirimkan data ini kembali ke Republik Rakyat Tiongkok. Kendaraan-kendaraan ini dapat diakses dari jarak jauh atau dilumpuhkan,” tambah Biden.

Kedutaan Besar Cina di Washington telah mengkritik Gedung Putih, karena menganggap kendaraan-kendaraan tersebut sebagai ancaman bagi warga Amerika. Namun, Biden mengklaim bahwa Cina memberlakukan pembatasan pada produsen mobil Amerika.

BYD Indonesia

“Mengapa kendaraan yang terhubung dari Cina harus diizinkan beroperasi di negara kita tanpa perlindungan?,” kata Biden.

Sebelumnya, AS juga melarang perusahaan telekomunikasi Cina untuk memasuki pasar AS, karena kekhawatiran serupa terkait penggunaan data.

Para pejabat Gedung Putih mengatakan bahwa masih terlalu dini untuk mengatakan tindakan apa yang akan direkomendasikan oleh Menteri Perdagangan dalam kasus mobil. Namun, mereka mengatakan bahwa pemerintah memiliki kekuatan hukum yang luas yang berpotensi memiliki dampak yang besar.

CATEGORIES
TAGS