Euro NCAP Perketat Syarat Rating Bintang 5

Hasil memuaskan uji tabrak Hyundai Creta di ASEAN NCAP (ist)
JAKARTA, AVOLTA – European New Car Assessment Program (NCAP) berencana memperketat syarat uji tabrak. Mulai tahun 2026, mobil yang punya pengoperasian fitur sudah touchscreen bakal sulit mendapatkan rating bintang 5.
Berdasarkan keterangan resmi, Rabu (13/3/2024), NCAP menilai fenomena pabrikan menggunakan sistem layar sentuh untuk mengoperasikan fitur dapat menyita fokus pengemudi sehingga berpotensi mengakibatkan kecelakaan lalu lintas.
Peraturan baru ini nantinya akan berlaku untuk semua model yang dipasarkan di Eropa, dan langkah ini dilakukan agar pabrikan menghadirkan fitur yang lebih aman lagi untuk konsumen.
Matthew Avery, Euro NCAP Strategic Development Director mengatakan, penggunaan layar sentuh yang berlebihan merupakan masalah yang terjadi di seluruh industri, dengan hampir setiap produsen kendaraan memindahkan kontrol utama ke layar sentuh, sehingga mengharuskan pengemudi untuk mengalihkan pandangan dari jalan dan meningkatkan risiko gangguan kecelakaan.
“Tes Euro NCAP baru yang dijadwalkan pada tahun 2026 akan mendorong produsen untuk menggunakan kontrol fisik terpisah untuk fungsi dasar dengan cara yang intuitif, membatasi waktu melihat ke luar jalan raya dan oleh karena itu mendorong berkendara yang lebih aman,” ujar Avery.
Avery melanjutkan, setidaknya fitur utama seperti lampu sein, lampu hazard, klakson, wiper serta fungsi SOS untuk memperingatkan layanan darurat ketika terjadi kecelakaan harus menggunakan tombol atau knob.
Nantinya penguijan pada ketersediaan soal tombol fitur tersebut akan dilakukan secara terpisah dari pengujian penting lainnya seperti uji tabrak dan keselamatan.
